Archive for the ‘ hamil dan menyusui ’ Category

CARA MENGURANGI PEGAL SAAT HAMIL

Saat kehamilan merupakan saat-sata yang melelahkan bagi ibu, ada banyak keluhan yang muncul antara lain cepat lelah, susah tidur, emosi yang susah dikontrol dan sebagainya. Ibu hamil sangat sering juga mengalami rasa pegal yang sangat menggangggu. Nah untuk mengurangi rasa pegal, ibu bisa melakukan tiga gerakan berikut:

1.Peregangan bahu
Tujuan: Membuat rileks otot-otot bahu, lengan, leher, dan punggung Anda.
Yang bisa Anda lakukan:
Duduk tegak dengan telapak kaki menempel rata di lantai. Secara perlahan angkat tangan kanan Anda.
Tekuk siku. Jatuhkan tangan ke belakang (telapak tangan menghadap punggung), serta tarik siku ke bawah dengan tangan kiri Anda.
Tahan posisi selama 20 detik. Ulangi gerakan dengan tangan yang lain.

2.Memiringkan dan memutar kepala dan leher
Tujuan: Menjaga otot-otot leher dan bahu tetap lentur bisa mencegah terjadinya ketegangan otot tubuh bagian atas.
Yang bisa Anda lakukan:
Duduk tegak, dengan bahu rileks dan kepala menghadap lurus ke depan. Secara perlahan, miringkan kepala ke kanan, sampai telinga kanan hampir menempel bahu.
Kembali ke tengah, lalu miringkan kepala ke kiri.
Ulangi gerakan ini sebanyak lima kali.
Sebagai alternatif, duduk tegak dengan bahu rileks. Secara perlahan, putar kepala ke kanan, kembali ke tengah, dan perlahan-lahan putar lagi ke kiri.
Ulangi gerakan sampai lima kali. Kedua gerakan ini bisa dilakukan secara bergantian.

3.Menggerakkan kaki dan pergelangan kaki
Tujuan: Memperlancar sirkulasi darah, mencegah terjadinya kram otot, serta mengencangkan otot-otot betis dan paha.
Yang bisa Anda lakukan:
Duduk santai dengan punggung tersangga dengan baik. Angkat kaki kanan, dan mulailah ’menggambar’ huruf alfabet di udara. Jaga agar kaki kiri tidak bergerak ya.
Ganti dengan kaki kiri. Ulangi seluruh gerakan sebanyak dua kali lagi.

Advertisements

Hipnosis dapat menghilangkan nyeri saat melahirkan

hipnosisMasyarakat umum beranggapan bahwa melahirkan dan rasa nyeri adalah hal yang tidak dapat dipisahkan. Rasa nyeri membuat calon ibu takut untuk melahirkan dengan cara alami dan bahkan membuat seorang wanita trauma untuk melahirkan lagi. Saat ini ketakutan calon ibu akan rasa sakit saat melahirkan dapat dikurangi dengan mamakai Hipnosis persalinan (hypnobirthing), yang merupakan upaya penggunaan hipnosis untuk memperoleh persalinan yang lancar aman dan nyaman.

Bagaimana teknik ini bisa bekerja ?
Pada dasarnya manusia terbagi atas tenaga sadar dan bawah sadar. Pada hynobrthing, seseorang akan dibangkitkan tenaga bawah sadarnya. Tenaga bawah sadar berfungsi sebagai disket yang merekam atau memasukan data dari apa yang ditafsirkan melalui panca indra. Sedangkan tenaga sadar pada raga sebagai “printer” yang melaksanakan apa yang terekam.
baca selengkapnya

Akupuntur Dapat Mengurangi Nyeri Saat Melahirkan

akupuntur mengurangi nyeri melahirkan

akupuntur mengurangi nyeri melahirkan

Melahirkan bagi sebagian calon ibu merupakan proses yang ditunggu-tunggu dan sekaligus ditakuti, karena prosesnya sangat menyakitkan. Sehingga tidak mengherankan jika banyak calon ibu pada saat ini lebih memilih melahirkan dengan cara operasi(operasi sesar) karena tidak menimbulkan rasa sakit. Para ahli kesehatan masih sangat menganjurkan untuk melahirkan bayio dengan cara normal, karena mempunyai resiko yang lebih rendah bagi ibu dan memberi beberapa keuntungan untuk bayi. Yang menjadi tantangan adalah bagaimana caranya mengurangi rasa nyeri saat melahirkan.

Akupuntur ternyata memberikan alternatif karena bisa mengurangi nyeri saat melahirkan. Teknik akupuntur ini biasa disebut dengan akupuntur analgesik. Nyeri dapat dikurangi karena timbul endorfin (zat anti nyeri alami dalam tubuh) jika dilakukan penusukan dengan jarum akupuntur pada titik-titik tertentu. Akupuntur analgesik dapat mengurangi rasa sakit sampai sebesar 78 persen. Tindakan akupuntur biasanya mulai diberikan pada akhir tri semester ketiga, dengan tujuan membantu persiapan tubuh ibu hamil dalam proses persalinan.

baca selengkapnya

Tips memerah, menyimpan dan memberikan ASI bagi wanita karir

Memberikan Air Susu Ibu (ASI) adalah obsesi utama bagi setiap perempuan yang telah dianugrahi anak. Namun, buat perempuan bekerja, memberikan ASI jelas membutuhkan perjuangan tersendiri. Pemicu utamanya adalah waktu bersama bayi yang terbatas. Jika tetap bersikukuh menghindarkan bayinya dari susu formula, perempuan karir jelas perlu mengetahui teknik-teknik memerah, menyimpan serta memberikan ASI yang tidak diberikan langsung dari payudara.

Berikut tips-tips praktis yang dapat dijadikan panduan ibu bekerja agar tetap dapat memberikan ASI pada bayinya kendati ia tak bisa terus menerus bersama anaknya.

baca selengkapnya

Tanda-tanda bayi sudah cukup minum ASI

Kadang-kadang ibu bingung menentukan kapan seharusnya pemberian ASI dihentikan, jangan sampai bayi masih belum kenyang dan ASI sudah dihentikan, bagaimana sih cara mengenali tanda bahwa bayi sudah cukup minum ASI?. Biasanya jika bayi sudah cukup minum ASI atau sudah kenyang, dia akan melepaskan isapannya. Tapi kadang-kadang bayi juga berhenti sejenak sewaktu minum ASI, Amati sebentar, kalau ia masih ingin mengisap kembali, berarti dia masih belum merasa kenyang.

Berikut beberapa tanda bahwa bayi Ibu cukup minum ASI:
Bayi terlihat kenyang setelah minum ASI.

Berat badannya bertambah setelah dua minggu pertama.

Payudara dan puting Ibu tidak terasa terlalu nyeri.

baca selengkapnya

Cara Memerah dan Menyimpan ASI

Mengapa memerah ASI?

Memerah ASI biasanya dilakukan ketika Ibu tidak dapat menyusui secara langsung. Misalnya, karena sedang sakit, perlu istirahat, atau karena bayi sudah bisa diberi makanan tambahan pendamping ASI. Bisa juga karena Ibu tidak dapat bersama bayi Ibu dikarenakan harus perg (misalnya bekerja di kantor, ke luar kota), tapi tetap menginginkan agar bayi Ibu mendapatkan gizi terbaik. Memerah ASI juga membantu mendekatkan suami Ibu dengan bayi Ibu.

Memerah ASI dengan tangan

Sebelum mulai memerah ASI, kompres payudara Ibu dengan air hangat agar otot-otonya melunak. Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan sebelum memerah ASI. Persiapkan peralatan yang diperlukan seperti baskom bersih untuk tempat ASI perahan dan kain bersih untuk lap. Lalu mulailah memerah ASI:

Topang payudara Ibu dengan sebelah tangan lalu urut dari bagian atas payudara menuju puting. Urut menyeluruh, termasuk bagian bawahnya.

Sekarang, tekan perlahan-lahan pada area di belakang areola (kulit gelap yang mengitari puting) dengan ibu jari dan telunjuk.

Pencet kedua jari bersamaan, lalu tekan ke arah pucuk puting untuk mengeluarkan ASI Ibu. Berhati-hatilah, ASI bisa memancar ke segala arah

Kandungan Air Susu Ibu (ASI)

Kandungan ASI nyaris tak tertandingi. ASI mengandung zat gizi yang secara khusus diperlukan untuk menunjang proses tumbuh kembang otak dan memperkuat daya tahan alami tubuhnya. Kandungan ASI yang utama terdiri dari:

Laktosa
merupakan jenis karbohidrat utama dalam ASI yang berperan penting sebagai sumber energi . Selain itu laktosa juga akan diolah menjadi glukosa dan galaktosa yang berperan dalam perkembangan sistem syaraf. Zat gizi ini membantu penyerapan kalsium dan magnesium di masa pertumbuhan bayi.
LEMAK
merupakan zat gizi terbesar kedua di ASI dan menjadi sumber energi  utama bayi serta berperan dalam pengaturan suhu tubuh bayi. Lemak di ASI mengandung komponen asam lemak esensial yaitu: asam linoleat dan asam alda linolenat  yang akan diolah oleh tubuh bayi menjadi AA dan DHA. AA dan DHA sangat penting untuk perkembangan otak bayi.
OLIGOSAKARIDA
merupakan komponen bioaktif di ASI yang berfungsi sebagai prebiotik karena terbukti meningkatkan jumlah bakteri sehat yang secara alami hidup dalam sistem pencernaan bayi.
PROTEIN
Komponen dasar dari protein adalah asam amino, berfungsi sebagai pembentuk struktur otak. Beberapa jenis asam amino tertentu, yaitu taurin, triptofan, dan fenilalanin merupakan senyawa yang berperan dalam proses ingatan.

Laktoferin, lysozime, IgA
melindungi bayi dari infeksi gastroenteritis, radang saluran pernafasan dan paru-paru, otitis media, dan diare

Mineral

Kadar Natrium lebih banyak, melindungi neonatus dari dehidrasi dan hipernatremia

ASI juga mengandung molekul pengikat seng, asam pikolinik, membuat penyerapan seng lebih efisien

dikutip dari berbagai sumber